Perubahan Kebijakan Luar Negeri   Leave a comment

Muzainiyeh 070912061
Jurnal Individu minggu ke 6 PPLN

Pada awal-awal kemerdekaan Republik Indonesia, dimana Presiden yang berkuasa saat itu Soekarno, terlihat bahwa Amerika Serikat kurang begitu suka dengan Beliau karena ia merupakan orang dari sayap komunis sehingga saat itu negara tersebut seakan tidak peduli apalagi mau memberikan bantuan. Namun setelah Indonesia dipimpin oleh Presiden Soeharto, tiba-tiba saja Amerika datang sebagai sahabat karib yang sangat mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan oleh Soeharto saat itu. Selain itu negara Paman SAm tersebut semakin gencar dan tidak ragu lagi dalam memberikan bantuan yangjumlahnya tidak bisa dibilang sedikit. Contoh kasus diatas menurut penulis sudah menggambarkan secara sederhana bagaimana dan mengapa suatu kebijakan luar negeri sebuah negara dapat berubah. Secara umum, perubahan kebijakan luar negeri dapat disebabkan oleh (1) perubahan rezim atau transformasi negara, hal ini disebut ‘redirection’; (2) perubahan kebijakan yang dilakukan pemerintah itu sendiri sebagai ganti dan memperbaiki kebijakan sebelumnya, atau disebut juga ‘self-correcting’.
Kemudian perubahan kebijakan luar negeri itu sendiri dapat dikategorikan dalam empat level berbeda seperti yang disebutkan oleh Hermann yakni: (1) Adjustment yakni perubahan dalam bentuk minor dan merupakan penyesuaian di level usaha untuk mencapai tujuan yang lebih baik atau lebih buruk; (2) Program yaitu perubahan di level cara dan metode yang digunakan dimana masalah dan tujuan telah ditetapkan dengan pelibatan instrumen baru; (3) Problem/Goal yaitu di level tujuan atau permasalahan dan terjadi jika situasi dimana masalah inti dan tujuan kebijakan diganti dan (4) International Orientation yaitu perubahan orientasi secara fundamental hubungan internasional. Level keempat ini dapat dikatakan merupakan tahapan paling ekstrem karena melibatkan pengalihan arah (redirection) seluruh orientasi negara terhadap dunia, termasuk peran internasionalnya dan aktivitasnya (Dugis,2008:103).
Goldmann pernah menyatakan bahwa sistem politik domestik juga memiliki berkontribusi dalam perubahan kebijakan luar negeri, oleh karena itu dalam melihat perubahan kebijakan luar negeri sebuah negara, perlu diperhatikan pula dasar dari sistem politik negara tersebut dan hubungannya dengan penduduk setempat. Hal ini berdasarkan asumsi bahwa transformasi sistem politik akan berpengaruh terhadap perubahan politik keseluruhan negara tersebut, termasuk pada area kebijakan luar negeri.

Referensi :
Dugis, Vinsencio. 2008. Explaining Foreign Policy Change dalam Masyarakat Budaya dan Politik. s.l. s.n

Posted Desember 23, 2011 by moze in PPLN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: